FANDOM


240px-Ba Sing Se.jpg
土國

Kerajaan Tanah

informasi Tempat
Kenegaraan

Kerajaan Tanah

informasi Pemerintahan
Sebagai

Kerajaan Termakmur dan Terbesar Didunia

Julukan

Negara Penerjang Tembus

Pengatur

Raja Bumi

Kerajaan Bumi adalah salah satu dari empat negara besar dunia. Ini adalah monarki konfederasi yang dipimpin oleh Raja Bumi. Sebuah benua besar mengambil sebagian besar belahan bumi bagian timur dunia, dan Kerajaan Bumi sangat mirip dengan Eurasia di dunia kita.

Orang-orang dari Kerajaan Bumi orang yang berbangga dan kuat dan mematuhi filsafat hidup berdampingan secara damai dan suka bekerjasama dengan negara-negara lain di dunia. Pengendali Bumi menggunakan kemampuan mereka untuk pertahanan dan industri dan kota-kota di kerajaan mereka. Mereka membela mati-matian melindungi kawasan Kerajaan Bumi dari serangan Negara Api.

Kerajaan Bumi merupakan negara terbesar di Dunia Avatar di kedua jumlah penduduk dan daratannya. Jadi, Kerajaan Bumi adalah sebuah negara yang memiliki etnis yang beragam, dengan perbedaan yang luas dalam kebiasaan antara propinsi dan suku. Ia juga memiliki ekonomi yang besar berdasarkan pada pertanian dan industri terbatas, meskipun tidak sekuat Negara Api berteknologi maju. Berbeda dengan Suku Pengelana Udara dan Air, Kerajaan Bumi tidak mengalami kerugian berat selama perang.

Kerajaan Bumi bertahan lama dari gangguan-gangguan pada mereka selama peperangan berlangsung perbatasan. Selain Avatar, Kerajaan Bumi juga dapat tangguh bertahan terhadap serangan dari Negara Api, tidak seperti Suku Air yang hanya dapat mempertahankan daerah mereka, kutub. Meskipun Suku Air membantu Kerajaan Bumi dalam perang, namun Kerajaan Bumi tetap tidak membantu Suku Air. Namun itu tidak terjadi lama, sampai Kudeta Kerajaan Bumi. Pada musim panas berikutnya, Kerajaan Bumi sudah diduduki oleh pasukan Api yang menyebar ke seluruh daerah. Diganggu oleh pemberontakan, Raja Api Ozai memutusan untuk membakar Kerajaan Bumi atas kedatangan Komet Sozin.

Kota

  • Ba Sing Se. (Ibukota)
  • Omashu (Kota Administrasi)
  • Abbey
  • Gua dua orang cinta
  • Teluk Chameleon
  • Desa Chin
  • Desa Sawah
  • Suku Rawa berkabut (Suku Air)
  • Teluk Bulan
  • Gaoling
  • Divide
  • Kota Pelabuhan Selatan
  • Perkemahan Jeong Jeong
  • Pulau Kyoshi
  • Lake Laogai
  • Desa Makapu
  • Desa Mining
  • Desa Plains
  • Desa Sungai
  • Hutan Scorched
  • Desa Pelabuhan Barat
  • Dermaga Seedy merchants
  • Desa Senlin
  • Gurun Si Wong
  • Perpustakaan Wan Shi Tong
  • Hutan Wulong
  • Yu Dao

Penampilan

200px-Earthnobles.png

Penduduk Ba Sing Se

Dalam serial Avatar, rakyat Kerajaan Bumi memiliki rambut yang berwarna coklat maupun hitam dalam beragam bentuk. Beberapa pria memakai topi dan memelihara janggut maupun kumis. Warna kulit mereka seperti perpaduan antara putih dan sawo matang, dan mereka memiliki mata yang berwarna hijau atau coklat. Mereka biasanya memakai pakaian berwarna hijau, hijau-kuning, atau coklat, dan terlihat memakai atribut lain dengan warna yang berbeda.

Di kota Ba Sing Se. pakaian dan gaya rambut para wanita kelihatan mirip dengan orang Manchu di Cina selama masa Dinasti Qing, Begitu juga para pria, mereka menggunduli kepala hanya setengah dan memelihara kuncir di belakang kepalanya. Pakaian para Dai Li mirip dengan pakaian pengawal dari Cina. Raja Bumi terlihat masih muda seperti halnya para raja Cina saat pemerintahan oleh suku Manchu.

Pemerintahan

240px-Earthking.jpg

Raja Kuei, yang bergelar sebagai Raja Bumi ke-52, bertahta di Ba Sing Se.

Dalam serial Avatar, Kerajaan Bumi adalah sebuah negara besar yang dibagi menjadi beberapa provinsi (seperti yang disebutkan dalam episode "Zuko Alone") dan beberapa kota besar (seperti misalnya Omashu, dan lain-lain) yang dibagi lagi menjadi beberapa pemukiman atau desa yang dibeda-bedakan. Ibukota Kerajaan Bumi adalah Ba Sing Se. Meski ada pemimpin pusat yang memerintah Kerajaan Bumi, dikenal sebagai Raja Bumi, yang tinggal di Ba Sing Se, beberapa kota seperti misalnya Omashu, memiliki rajanya sendiri; adat yang jelas mengenai hal kepemimpinan ini tidak diketahui.

Bentuk pemerintahan Kerajaan Bumi adalah kerajaan konfederasi. Pada masa itu pula, para raja-kesatria yang angkuh, memerintah wilayahnya secara pribadi dan seringkali secara brutal, namun dari generasi ke generasi, para Raja Bumi telah berkali-kali memberi kuasa kepada bawahannya untuk melakukan operasi harian di dalam kota. Raja Bumi kini tak lebih dari sekedar sosok yang hidup dalam kemewahan dan dikelilingi oleh para bangsawan dan pencari muka, dan bertugas mengesahkan peraturan dan undang-undang yang telah disarankan oleh penasihatnya.

Dalam episode "City of Walls and Secrets," diungkapkan bahwa Raja Bumi memiliki kuasa yang kecil, dan sementara ia dipuja-puja, kebanyakan kuasa pemerintah di Ba Sing Se dipercayakan kepada para penasihat, seperti Long Feng, sekretaris besar Ba Sing Se sekaligus pemimpin para Dai Li. Dikatakan juga bahwa pemerintah Ba Sing Se hanya memiliki kuasa kecil di luar kota itu sendiri, yang mungkin menjadi alasan kacaunya situasi di Kerajaan Bumi.

Pemerintahan di Ba Sing Se tampak sangat bersifat menekan, mirip sistem fasisme. Seluruh kuasa difokuskan kepada seorang diktator (Long Feng), dan level pengontrolan ditunjukkan pada populasi dari resimentasi sosial dan ekonomi yang keras, merasa unggul di antara yang lainnya, mencita-citakan sebuah utopia, dan paksaan untuk menghilangkan pikiran tentang adanya musuh, dengan menggunakan metode seperti pencucian otak. Pemerintahan di Ba Sing Se mungkin juga sangat birokratis, karena butuh 6-8 minggu untuk memproses permohonan untuk bertemu dengan raja. Pemimpinnya juga menggunakan enam puluh tujuh cap yang berbeda; setiap cap digunakan pada waktu yang berbeda-beda, untuk menerima atau memproses dokumen dan permohonan.


Militer

Tentara

EKsoldiersEarthCoin.png

Tentaraa Kerajaan Bumi

Oleh karena sebagian besar wilayahnya yang berbatu-batu dan memiliki banyak pegunungan, Kerajaan Bumi mempertahankan wilayahnya dengan angkatan darat. Seperti Negara Api, tentara Kerajaan Bumi terdiri dari pengendali tanah dan pasukan infantri biasa. Prajurit, baik pengendali tanah maupun bukan, menggunakan berbagai macam Senjata, mulai dari Tombak, Pedang, Palu, kapak, hingga Sabit. Pasukan Kerajaan Bumi biasanya menggunakan helm yang bentuknya seperti topi petani berbentuk Kerucut, memakai Baju Zirah yang kuat, dan bersepatu boot. Pasukan Kavaleri menunggang hewan "kuda-burung unta", yang mampu memanjat secara vertikal dalam jarak pendek dan berlari sangat cepat. Hewan ini juga digunakan sebagai sarana transportasi oleh rakyat sipil.

Dai Li

Dai Li agents.png

Dai Li.

Para Dai Li adalah penjaga kebudayaan Ba Sing Se. Mereka diciptakan oleh Avatar Kyoshi, untuk menjaga warisan kebudayaan Ba Sing Se, dalam mengatasi pemberontakan rakyat yang menentang pemerintahan Raja Bumi ke-46. Berabad-abad kemudian, di zaman Avatar Aang, Mereka diperintah secara langsung oleh Long Feng, menteri kebudayaan Ba Sing Se. Para Dai Li berfungsi seperti polisi rahasia; menahan dan mendidik seseorang yang melanggar peraturan karena telah menyinggung masalah perang. Untuk membedakannya dengan pasukan lainnya, mereka tampil mengenakan pakaian mirip pengawal di istana Raja Cina, dan memakai sarung tangan dan sepatu yang terbuat dari tanah, yang sangat efektif untuk dijadikan senjata dengan menggunakan pengendalian tanah. Meskipun mereka melayani Raja Bumi, mereka hanya setia kepada Long Feng. Namun, setelah kudeta yang dilancarkan untuk merebut ibukota Kerajaan Bumi, mereka menjadi setia kepada Azula.

Kota Dan Lokasi

Pulau Kyoshi

EK Kyoshi Island.png

Pulau Kyoshi

Salah satu pulau di pantai selatan Kerajaan Bumi, yaitu Pulau Kyoshi, merupakan pulau yang didirikan di Laut Selatan oleh Avatar Kyoshi untuk melindungi rakyatnya dari penyerbu. Pulau itu memiliki ruangan suci (mulanya kuil) yang didedikasikan untuk Kyoshi yang menyimpan barang-barang berharga miliknya seperti pusaka, termasuk kimono miliknya, kipas logam, baju zirah, dan sepatu boot. Diduga bahwa barang-barang pusaka ini mengandung arwah Kyoshi. Di laut terdekat, ada ikan koi raksasa, yang menjadi komoditas dagang yang utama, dan hidup pula seekor belut raksasa yang dipanggil Unagi. Pulau ini dikenal sebagai perkampungan para Prajurit Kyoshi, yang bertarung menggunakan kipas logam seperti teknik Avatar Kyoshi, sebagai gaya bertarung yang mengikuti filsafat pengendali air, yaitu memanfaatkan serangan musuh sebagai serangan balik. Pulau Kyoshi telah bertahan menghadapi masa peperangan Negara Api selama hampir seabad — sampai Zuko
KyoshiIslandShot.png

Desa Pulau Kyoshi

menyerangnya untuk mencari Aang. Penduduk pulau tidak menginginkan bencana yang tak terduga, dan sebagai akibatnya mereka seringkali memusuhi pendatang dari luar, karena takut akan mata-mata Negara Api. Namun, karena terinspirasi dengan kedatangan Avatar Aang di pulau itu, penduduk memperoleh harapan baru dan bersikap lebih ramah dan terbuka.

Saat zaman Avatar Kyoshi, raja kejam bernama Chin yang Agung menjajah seluruh wilayah Kerajaan Bumi dan memerintah secara diktator. Kyoshi memimpin rakyatnya untuk menyelamatkan mereka dari penyerbuan. Dengan menggunakan kombinasi teknik pengendalian yang berbeda-beda, ia memisahkan semenanjung dari daratan utama dan membentuk sebuah pulau baru. Oleh karena kejadian ini terbentuklah sebuah tebing, dimana ada jejak kaki Chin, karena di sanalah Chin menjejakkan kakinya dengan keras sebelum tanah yang diinjaknya runtuh. Desa Chin didirikan di dekat tebing tersebut dan penduduknya membenci segala reinkarnasi Avatar, karena mereka percaya bahwa Avatar-lah yang telah membunuh pemimpin mereka. Mereka merayakan hari Avatar untuk memperingati tewasnya Chin. Di hari tersebut, patung Avatar Kyoshi, Roku dan Aang diarak lalu dibakar di lapangan, sambil dihujat beramai-ramai. Saat Aamg menyelamatkan desa tersebut dari serbuan tentara Negara Api, penduduk mengubah perayaan hari Avatar menjadi lebih baik. Di pulau Kyoshi, perayaan ini dikenal sebagai hari Kyoshi dan dirayakan untuk memperingati hari saat didirikannya pulau tersebut.

Omashu

Artikel dari ini adalah: Omashu

240px-OmashuDe.png

Kota Omashu

Kota Omashu didirikan di atas gunung, dikelilingi oleh jurang yang dalam dan pegunungan yang besar. Tiga gerbang kota dibuat dari batu yang sangat padat, tebalnya lima kaki dan tingginya menjulang lebih dari tigapuluh kaki. Maka, kota itu hanya dapat diakses oleh pengendali tanah yang mahir yang menjaga satu-satunya jalan masuk ke kota. Kota ini diperintah oleh Raja Bhumi dan menempati posisi sebagai kota kedua terbesar di Kerajaan Bumi. Industri utama di Omashu adalah memproduksi senjata dan suplai untuk peperangan, dan telah mengembangkan sistem penyaluran barang yang kompleks dan efisien untuk mengirim barang-barang, dengan memanfaatkan Pengendalian Tanah dan gravitasi. Sistem penyaluran itu menggunakan jalur berliku-liku yang luas dan miring. Saat kecil, Bhumi dan Aang menggunakan jalur tersebut sebagai perosotan. Di permulaan Buku Dua (serial Avatar di musim kedua), Aang dan kawan-kawannya menuju Omashu lagi untuk
Inside OmashuDe.png

Didalam Kota Omashu

mempelajari pengendalian tanah. Episode "The Cave of Two Lovers" mengungkapkan bahwa kota Omashu dibangun ribuan tahun lalu dan dinamai Omashu untuk mengenang Oma dan Shu, sepasang kekasih (mirip Romeo dan Juliet) dari dua desa bermusuhan yang merupakan pengendali tanah pertama. Karena hidup terpisah, Oma dan Shu memutuskan untuk membangun tempat rahasia yang hanya bisa diakses oleh mereka berdua. Untuk mewujudkannya, mereka mempelajari pengendalian tanah dari Badgermole, hewan yang mampu mengendalikan tanah. Dengan ilmu yang dipelajarinya, Oma dan Shu membangun terowongan rahasia yang menghubungkan kedua desa mereka dan sering bertemu di sana tanpa diketahui penduduk desa. Suatu hari, Shu meninggal dalam peperangan yang terjadi antara desa mereka. Oma sedih lalu mengeluarkan semua jurus pengendalian tanahnya. Hal itu membuat penduduk desa berhenti berperang, lalu mereka membuat sebuah kota sebagai monumen cinta bagi sepasang kekasih tersebut, yang kemudian disebut Omashu dan menjadi kota yang megah.

Ba Sing Se

Artikel dari ini adalah: Ba Sing Se

240px-Ba Sing Se.jpg

Kota Ba Sing Se

Dalam serial Avatar, Ba Sing Se adalah ibukota Kerajaan Bumi. Kota ini berperang saat penggempuran selama enam ratus hari yang dilancarkan oleh Jenderal Iroh dari Negara Api, dan diakhiri saat putera Iroh, yaitu Lu Ten, gugur di garis depan sehingga Iroh amat berduka dan tidak melanjutkan peperangan. Setelah Raja Bumi menyerahkan Omashu, Ba Sing Se adalah kota pertahanan terbesar di Kerajaan Tanah sekaligus penghalang Negara Api untuk menuju kemajuan. Iroh pernah mendeskripsikan bahwa tembok kotanya amat "besar". Seperti yang ditampilkan dalam Konvensi Komik 2006, Ba Sing Se merupakan kota yang amat besar, dengan jalur monorel batu, yaitu semacam sistem transportasi yang memanfaatkan pengendalian tanah seperti yang ada di Omashu, namun jalurnya tidak curam berliku-liku seperti di Omashu, dan kereta juga berjalan lebih tenang di jalurnya. Benda semacam "mobil" digerakkan dengan pengendalian tanah. Setelah kejadian yang muncul dalam episode akhir di Buku Dua (serial Avatar musim kedua), pemerintah Ba Sing Se digulingkan melalui kudeta yang dipimpin oleh Azula. Seiring dengan jatuhnya Ba Sing Se, Kerajaan Bumi kehilangan kota pertahanannya yang telah dikuasai Negara Api. Dalam episode "The Drill," tembok besar kota ditembus oleh Bor raksasa milik Negara Api. Dengan gagasan yang
300px-Outer Wall of Ba Sing Se.jpg

Dinding Terluar Ba Sing Se, seperti yang terlihat dalam episode "The Drill". Di belakangnya terhampar daerah pertanian. Jauh di belakangnya, berdiri Dinding Dalam Ba Sing Se.

dilontarkan Sokka, maka Aang,Katar, dan Toph berusaha merusak bor tersebut, sekaligus menggagalkan rencana Negara Api. Dalam episode yang sama, diungkapkan bahwa nama "Ba Sing Se" berarti "Kota yang Tak Dapat Ditembus," seperti yang dikatakan oleh Jenderal Sung, penjaga tembok luar Ba Sing Se. Maka dari itu, kota tersebut tidak dinamai "Na Sing Se", yang berarti "Kota yang Dapat Ditembus".

Rahasia Ba Sing Se agar masih bisa bertahan selama masa perang adalah daerah pertanian di balik tembok luarnya. Seperti yang terlihat dalam episode "The Drill," ladang ini mensuplai makanan bagi seluruh kota agar bisa bertahan dari penggempuran yang bisa terjadi selama beberapa waktu, selama tembok luar masih utuh, dan, oleh karena pengendalian tanah, tembok itu bisa diperbaiki dengan cepat. (Tembok itu terlihat jebol saat penggempuran Iroh, seperti yang ditayangkan dalam episode "Zuko Alone"; namun kota masih bertahan, seiring dengan berakhirnya penggempuran tak lama sesudahnya.)

Dalam episode "City of Walls and Secrets," budaya Ba Sing Se diungkap. Kota dibagi menjadi berbagai tingkatan, yang berdasarkan pada kelas sosial, dengan perkampungan bagi penduduk miskin dan pelarian yang diberi batas di pinggir kota. Masyarakat juga amat dikontrol, dan kata perang tidak diizinkan untuk diucapkan di dalam tembok. Hal ini dilakukan untuk menjaga warisan kebudayaan dalam kota, yang membuat penghuninya menjadi masyarakat "utopia" yang masih tersisa di dunia. Dalam cerita terungkap bahwa Raja Bumi merupakan sosok seorang pemimpin dengan wilayah kekuasaan yang besar, seorang pelindung bagi rakyatnya – bahkan dianggap sebagai dewa – namun memiliki kekuasaan yang kecil.  

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Also on FANDOM

Random Wiki